Mantan Wakil Bupati Nagan Raya Dikabarkan Diamankan BNN dalam Kasus 3,37 Ton Ganja di Gresik

MENYALA GAES NEWS

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:19 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GERSIK |  Eks Wakil Bupati Nagan Raya, Chalidin Oesman, dikabarkan diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait pengungkapan jaringan penyelundupan narkotika lintas negara dengan barang bukti 3,37 ton kuncup bunga ganja. Operasi yang berlangsung pada 1 Juli 2026 ini dilakukan di sebuah gudang di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari BNN yang mengonfirmasi status Chalidin Oesman sebagai salah satu dari 12 orang yang diamankan dalam kasus tersebut. Namun, kabar penangkapan ini sudah menjadi pembicaraan hangat, baik di Aceh maupun tingkat nasional.

Operasi penindakan ini berawal dari informasi intelijen terkait adanya pengiriman kontainer mencurigakan dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju ke Gresik. BNN bersama tim gabungan melakukan penelusuran dokumen kepabeanan, pemetaan jaringan, hingga pengawasan terhadap seluruh pihak yang diduga terkait impor barang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, penindakan serentak dilakukan di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Dari hasil operasi, BNN mengamankan empat kontainer yang berisi 3.371.400 gram atau sekitar 3,37 ton kuncup bunga ganja. Barang tersebut disembunyikan di dalam 500 koper serta di antara muatan yang diberi label produk lateks, sebagai modus kamuflase dari pengiriman resmi.

Selain mantan pejabat, para terduga pelaku yang diamankan terdiri dari pengusaha jasa transportasi, pengurus perusahaan, sopir truk, oknum petugas pelabuhan, bahkan seorang warga negara asing asal China yang diduga memiliki gudang di Gresik. Jaringan ini diduga dikendalikan dari luar negeri, tepatnya Malaysia dan China, dengan dua inisial pimpinan berstatus warga negara asing.

Menurut BNN, kuncup ganja yang disita diduga akan diolah menjadi cairan ekstrak THC untuk kebutuhan isi ulang vape elektronik. Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI Kombes Pol Didik Hariyanto menjelaskan, pengungkapan kasus ini telah menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba, dengan kerugian ekonomi yang berhasil dicegah ditaksir mencapai Rp 4,5 triliun.

BNN masih mendalami kasus, khususnya menelusuri aliran dana, perusahaan yang terlibat, hingga kemungkinan adanya pengiriman narkotika lain dengan modus serupa. Aparat juga menyoroti pola operasi jaringan narkotika internasional yang semakin canggih, memanfaatkan dokumen perdagangan dan kepabeanan resmi sebagai kedok pengiriman barang terlarang.

Sampai saat ini, BNN menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan Bea Cukai, Polri, dan seluruh unsur terkait untuk memutus mata rantai jaringan gelap. Sementara isu keterlibatan mantan Wakil Bupati Nagan Raya masih menunggu kepastian dan klarifikasi resmi dari BNN maupun pihak terkait lainnya. (*)

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah DKI Minta Penjelasan
PW GP Al Washliyah : Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, Lagu “Teruslah Melangkah” Karya Mayjen TNI Krido Pramono Menjadi Inspirasi Generasi Muda Indonesia
Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN
Usai Gencar Bela Korban Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Alami Teror Telepon, PW GP Al Washliyah Minta Pengusutan Tuntas
Horor Antrian BBM Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat
Penanganan Kasus Kematian Sungguh Satria Aritonang Dinilai Belum Optimal, Keluarga Minta Fakta Diungkap Secara Menyeluruh
Tidak Lazim Kuasa Hukum Tersangka Korupsi Dapat Panggung Khusus di Kejagung

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:59 WIB

Konflik Tiket Jatah Wartawan Warnai Laga Persib Bandung di Piala Presiden 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:33 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:06 WIB

FPII Tantang Presiden Prabowo Buka-Bukaan : Siapa dan Jurnalis Mana yang Beliau Maksud Penghianat Bangsa dan Antek Asing!!

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22 WIB

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menimipas Agus dan Dudung Abdurachman Peluk Harapan Anak Binaan: Masa Depan Kalian Masih Cerah

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:52 WIB

Fahd El Fouz Arafiq Pasang Badan untuk Bahlil: Siapa Pun yang Menyerang Ketum Golkar Akan Berhadapan dengan Ormas Golkar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:48 WIB

Publik menilai Kenaikan Gaji TNI Bukti Nyata Komitmen Presiden Prabowo Meningkatkan Kesejahteraan Prajurit

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:14 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Langkah Tegas Polri Usut Dugaan Korupsi Tata Kelola Batu Bara

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:28 WIB

IYE Apresiasi Ketegasan Kepala BNNP Sumut Hadapi Isu Hoaks

Berita Terbaru