Jerry Massie Bandingkan Jokowi dengan Soeharto, Soroti Perbedaan Gaya Kepemimpinan dan Pernyataan di Hadapan Publik

MENYALA GAES NEWS

- Redaksi

Rabu, 30 September 2026 - 01:04 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Banyak ternak Mulyono yang memuja-muja dia alasannya karena amplop 50-100 ribu. Memuja bukan karena pemimpin kreatif dan hebat tapi karena raja ngibul

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie melalui keterangan tertulisnya kepada PBSN, Selasa (29/9/2026), seorang pembohong itu suatu penyakit psikologis dan juga tabiat buruk seseorang. Karena kemampuan otaknya pas-pasan jadi dia mencari cara agar dilihat superior.

Jerry pun mencontohkan seperti Jokowi, yang punya karakter berbohong kronis. Dia pun menghitung ada ratusan kebohongan yang disampaikan presiden ke-6 dan 7 ini dalam 10 tahun pemerintahanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari mobil Esemka Ngibul, Asintan ngibul di Jatim, investor asing ngibul di IKN, anak-anak tak akan berpolitik, akan kembali jadi warga biasa ngibul, tak akan impor ngibul, akan tunjukan ijazah, akan datang ke persidangan, Tak ingin 3 periode ngibul, 11 ribu triliun ngibul.

“Semua perkataan Jokowi gak ada yang saya percaya. Jadi pemerintahannya sangat kental dari namanya bohong, tipu muslihat, hoax sampai dusta,” ungkap Jerry.

Jadi kata dia, dari presiden terdahulu sampai Prabowo hanya pemerintahan Jokowilah yang tipu muslihatnya sangat tinggi sampai ke menteri-menterinya jadi manusia pembohong.

“Saya bandingkan dengan era Soeharto hampir semua menterinya jujur tak pernah berbohong dan kompeten dibidangnya,” ujarnya.

Bahkan terang dia, Soeharto pemimpin yang anti ngibul beda dengan Jokowi yang kelebihannya hanya ngibul. Tapi dia bangga dengan kebohongannya. Bakan termulnya sudah dicabut “roh kejujurannya”. Dia mengajarkan ilmu tipu-tipu.

“Memang orang ini diciptakan untuk bikin gaduh Indonesia tapi disukai kaum IQ rendah yang menganggap dia raja. Terakhir main raja-rajaan ngibul alias settingan.

Sementara, bangsa yang maju seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, Prancis, Inggris, Jerman sampai Amerika Ngibul paling dibenci. Tapi di Indonesia pemimpin ngibul justru sangat dicintai rakyatnya yang bodoh.

“Beda kalo Jokowi banyak akal bulus dan Prabowo banyak akal tulus. Prabowo orang yang jujur bicara apa adanya,” tutup dia.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah DKI Minta Penjelasan
PW GP Al Washliyah : Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, Lagu “Teruslah Melangkah” Karya Mayjen TNI Krido Pramono Menjadi Inspirasi Generasi Muda Indonesia
Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN
Usai Gencar Bela Korban Judol dan Pinjol, DPR RI Yasonna H. Laoly Alami Teror Telepon, PW GP Al Washliyah Minta Pengusutan Tuntas
Horor Antrian BBM Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat
Tidak Lazim Kuasa Hukum Tersangka Korupsi Dapat Panggung Khusus di Kejagung
Publik Sebut Pernyataan Hotman Paris Soal Kapolri Harus Izin Presiden untuk Menetapkan Tersangka Sangat Keliru, Jangan Menggiring Opini yang Menyesatkan Publik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 05:14 WIB

Jika Pangdam Dan Kapolda Tidak Tahu Ada Ratusan Ekskavator, Lalu Siapa Yang Menjaga Aceh

Berita Terbaru

BANDUNG

Ketua Komite SDN 1 ANDIR, Arogan Pada Media

Kamis, 1 Okt 2026 - 00:00 WIB